Images

Biologi, Pengertian dan Sifat Serta Cabang Biologi

Hello Reader  !!!

25 April 2013 – 30 April 2014 --- Apa kabar nih, setelah 1 tahun berlalu tanpa artikel baru. . Jadi kangen dengan blogging, walaupun sebenarnya masih aktif sih di micro blog yang lain :D. Kali ini ingin membahas hal yang masih berkaitan dengan ilmu pengetahuan karena dasar ilmu saya ya disana #plak




Langsung aja deh, kita bahas tuntas apa itu yang di maksud dengan BIOLOGI, dari moyang sampai ke anak-anaknya akan coba saya perkenalkan, semoga kalian paham bahasa belepotan saya



BIOLOGI

BIOLOGI

Pengertian

Secara etimologi atau arti kata, Biologi berasal dari bahasa Yunani dan terdiri atas 2 kata :


“Bios” yang artinya KEHIDUPAN dan “Logos” yang Artinya ILMU – Jadi secara singkat adalah ilmu yang mempelajari tentang mahluk yang hidup 
Dalam Bahasa Arab disebut juga “Ilmu Hayat” atau Ilmu Kehidupan”

Secara lebih luas dapat diartikan sebagai :
  • Ilmu yang mempelajari segala sesuatu mengenai atau yang berkaitan dengan mahluk  yang hidup seperti hewan, tumbuhan, manusia dan mikroorganisme, mulai dari fisiologi, anatomi, morfologi, pertumbuhan, proses evolusi dan seluruh proses hidup tiap mahluk hidup


Biologi menurut para ahli :


Ahli Biologi


1. Campbell, Reece, Mitchel

Biologi adalah ilmu yang paling sulit dari semua bidang sains, sebagian karena sistem mahluk hidup sangatlah kompleks dan sebagian karena Biologi adalah ilmu multidisiplner yang membutuhkan pengetahuan Kimia, Fisika, dan Matematika

2. Oman Karmana

Biologi merupakan ilmu yang dapat menunjang ilmu-ilmu lainnya dalam memecahkan suatu permasalahan 

3. Moekti Ariwibowo  dan Fiktor Ferdinand P 

Biologi adalah ilmu tentang makhluk hidup beserta lingkungannya. Biologi memiliki cabang – cabang tersendiri yang mempelajari lebih spesifik lagi tentang makhluk hidup

4. Fuad Izzudin

Biologi adalah ilmu yang mempelajari sesuatu yang hidup beserta masalah yang menyangkut hidupnya

5. Rikky Firmansyah, Dkk

Biologi merupakan ilmu pengetahuan makhluk hidup dan kehidupannya


Sifat Ilmu Biologi


Sifat Ilmu Biologi


~ ADA OBJEK KAJIAN, tiap ilmu harus memiliki objek kajian. Misal, ilmu kimia memiliki objek kajian berupa zat-zat beserta sifatnya dan untuk biologi merupakan ilmu tentang makhluk hidup jadi yang dikaji adalah mahluk yang hidup

~ ADA METODE artinya pengetahuan itu diperoleh dengan menggunakan proses tertentu yang teratur dan terkontrol. Metode yang digunakan itu bersifat baku dan dapat dilakukan oleh siapapun namun tidak boleh dilakukan secara sembarangan.

~ SISTEMATIS, artinya pengetahuan ilmiah itu tersusun dalam suatu sistem, tidak berdiri sendiri, satu dengan yang lain saling berkaitan, saling berkaitan, saling menjelaskan, sehingga seluruhnya merupakan satu kesatuan yang utuh. Contohnya dalam biologi, jika kita akan mempelajari tentang sel, maka materi yang akan kita pelajari perlu mendapat dukungan materi lain, misalnya tentang jaringan, organ, sistem organ, dan individu. Demikian pula sebaliknya, sehingga pengetahuan-pengetahuan itu tidak bertolak belakang. Sehingga ilmu pengetahuan bersifat sistematis adalah bahwa sebuah pengetahuan harus memiliki hubungan ketergantungan dan teratur, tidak boleh ada unsur-unsur yang saling bertolak belakang.

~ UNIVERSAL, artinya berlaku umum , pengetahuan ilmiah itu tidak hanya berlaku atau dapat diamati oleh seorang atau oleh beberapa orang saja, tetapi semua orang dengan cara percobaan yang sama akan memperoleh hasil yang sama atau konsisten. Contohnya dalam biologi pada reproduksi seksual selalu dimulai dengan adanya pertemuan antara sperma dan sel telur. Jika proses tersebut benar dan berlaku pada semua atau sebagian besar mahluk hidup, berarti ilmu itu berlaku secara umum atau bersifat universal

~ OBJEKTIF, Objektif  artinya pengetahuan itu sesuai dengan objeknya, kesesuaian Sebuah ilmu harus menggambarkan keadaan secara apa adanya, yaitu mengandung data dan pernyataan yang sebenarnya (bersifat jujur), bebas dari prasangka, kepentingan, atau kesukaan pribadi. 

~ ANALITIS, Jika ingin mempelajari struktur dan fungsi tumbuhan, maka Anda akan mempelajari bagian-bagian yang lebih rinci, yaitu akar, batang, daun, dan sebagainya. Itulah sebabnya kajian suatu ilmu dapat terbagi-bagi menjadi bagian yang lebih rinci guna memahami berbagai hubungan, sifat, serta peranan dari bagian-bagian tersebut.

~ VERIFIKATIF, Suatu ilmu mengarah pada tercapainya suatu kebenaran yaitu di kaji kembali kebenaran suatu ilmu, jika kurang ditambahkan dan jika salah maka dapat dibantah dengan ilmu baru yang lebih benar. Misalnya, teori tentang Generatio Spontanea, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang sudah diyakini kebenarannya, tetapi akhirnya teori itu digugurkan dengan teori Biogenesis, menyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari makhluk hidup juga. Akhirnya teori ini diyakini kebenarannya sampai sekarang.


        Ilmu Biologi seperti juga ilmu lain memiliki ciri TENTATIF, yaitu, Ilmu Biologi akan terus berubah sesuai dengan perkembangan waktu. Misal, jumlah kingdom dalam organisasi kehidupan, mulai dari plantae dan animalia hingga akhirnya ditemukan jumlah kingdom yang seperti sekarang, semuanya berubah mengikuti waktu dan temuan-temuan baru seperti temuan mahluk hidup baru yang berbeda.


Manfaat Ilmu Biologi


Manfaat Biologi


Dengan belajar biologi kita dapat memanfaatkan pengetahuan biologi karena dalam kehidupan sehari-hari kita sering dihadapkan pada masalah-masalah biologi baik pada tingkat molekul, sel, jaringan, organ, individu, populasi, ekosistem dan bioma. Manfaat yang dapat kita peting dari mempelajari biologi secara umum diantaranya :

~ Membentuk manusia yang sadar terhadap hidup dan kehidupan dalam lingkungannya. Ia menyadari kedudukannya ditengah mahluk hidup lain, sehingga seseorang tersebut dapat bertindak dan bersikap berbeda terhadap persoalan hidup dan kehidupan dibanding orang yang tidak memiliki ilmu biologi.

~ Membantu para Ilmuan mengetahui bagaimana penyakit menyebar dan menular sehingga memudahkan cara menanggulanginya dan memberantasnya karena banyaknya penyakit di kehidupan yang mewabah dan membawa malapetaka.

~ Memberikan kesadaran pada manusia betapa pentingnya menjaga pola makan dan asupan makanan yang baik bagi pertumbuhan dan kesehatan serta pentingnya olahraga  untuk kesegaran jasmani.

~ Membantu penelitian obat-obatan dan penemuan obat-obatan berbagai penyakit, misal antibiotik yang telah menyelamatkan jutaan nyawa.

~ Membantu dalam kegiatan pertanian khususnya penemuan bibit unggul seperti beras yang membantu tidak hanya petani tapi masyarakat luas, mendapat beras berkualitas dan sehat dan murah.

~ Membantu manusia dalam memelihara flora dan fauna dengan cara-cara biologi sehingga kekayaan alam flora dan fauna etap terjaga.

Adapun manfaat biologi bagi bidang lain yaitu :

1. Bidang Kedokteran 


Kedokteran


Karena perkembangan Biologi, dalam cabang ilmu: anatomi dan fisiologi manusia, mikrobiologi, virologi dan patologi, telah banyak membantu para dokter dalam memahami penyebab penyakit. Sehingga  para dokter dapat mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit yang sampai saat ini sering menjadi masalah yang menakutkan manusia. Berikut ini contoh-contoh sumbangan pengetahuan yang telah diberikan oleh Biologi beserta cabang-cabang ilmunya dalam dunia kesehatan dan atau kedokteran.

       Teknik fertilasi invitro telah dapat diaplikasikan tidak hanya pada hewan ternak, tetapi telah dapat dilakukan pada manusia. Teknik ini dapat membantu pasangan suami istri yang sulit mendapatkan keturunan karena suatu kelainan

        Virologi pun telah memberikan sumbangannya pada dunia kedokteran, dengan mendasari pengetahuan dalam usaha menciptakan vaksin-vaksin. Misalnya pada kasus yang baru saja terjadi yaitu mengenai Virus Flu Burung. 

       Para penderita penyakit yang mengalami kerusakan pada salah satu organ tubuhnya, kini telah mendapatkan jalan keluarnya yaitu melalui teknik transplantasi (pencangkokan) organ. Diantaranya transplantasi / pencangkokan pada organ jantung, hati sumsum tulang belakang dan juga ginjal.

       Mikrobiologi kedokteran telah berhasil mengidentifikasi beberapa jenis mikroba yang menyebabkan penyakit pada manusia maupun hewan. Dengan demikian, antibiotik untuk  mengatasi mikroba-mikroba tersebut dapat dibuat.



2. Bidang Pertanian dan Perkebunan


Padi Kualitas Unggul


~ Manfaat ilmu biologi dalam bidang pertanian dan perkebunan, sebagai contoh Ilmu Biologi merupakan dasar dari Ilmu Pertanian dan juga perkebunan terutama dalam penemuan jenis tanaman unggul, rekayasa genetika tumbuhan dan hewan.

~ Membantu dalam penemukan dan pengembangan bahan kebutuhan pokok manusia sehari-hari, terutama bahan makanan dari tanaman pertanian seperti beras atau jagung

~ Menemukan berbagai penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit pada tanaman pertanian

~ Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat digunakan untuk merubah sifat – sifat pada tanaman pertanian menjadi lebih unggul serta menghasilkan tanaman hibrida yang banyak dengan sifat yang tetap.

~ Pengetahuan mengenai Sifat suatu tanaman berdasarkan analisa sel (ilmu biologi) membuat manusia mampu menerapkan cara pembudidayaan yang tepat dan pengolahan hasilnya lebih lanjut (pertanian). 

~ Pengetahuan mengenai sifat dan karakter serangga yang berhubungan dengan iklim atau musim (ilmu biologi) membuat manusia dapat menetapkan waktu bercocok tanam yang tepat atau metode penanggulangan hama serangga tersebut 

3. Bidang Peternakan


Inseminasi Buatan

Dengan menerapkan pengetahuan cabang-cabang Biologi seperti zoologi, anatomi hewan, fisiologi hewan, genetika, biologi reproduksi, embriologi, dan biologi molekuler/rekayasa genetika, para peternak dan masyarakat yang lebih luas telah dapat menikmati hasilnya. Melalui penerapan ilmu-ilmu tersebut telah banyak dihasilkan ternak varietas unggul, diantaranya adalah ayam penghasil banyak telur, ayam pedaging, sapi pedaging, sapi penghasil banyak susu, dan domba pedaging. 

Dalam usaha perbanyakan ternak unggul tersebut kini pun telah banyak menggunakan teknik kawin silang (hibridisasi) dan teknik kawin suntik (inseminasi buatan). Dengan teknik inseminasi buatan, dapat dihasilkan keturunan sapi atau domba yang diharapkan tanpa mengenal musim kawin, serta tidak melibatkan sapi atau domba jantan.

4. Bidang Industri


Khasiat Manggis


        Awalnya  manusia hanya mengambil sesuatu dari lingkungannya yang langsung dapat dimanfaatkan untuk kehidupannya, seperti buah-buahan langsung dipetik untuk dikonsumsi, sementara bagian lain dari tumbuhan itu dibiarkan atau dibuang begitu saja. Begitu pula pemanfaatan manusia terhadap hewan, hanya diambil daging atau telurnya saja. tapi setelah berkembangnya Biologi, khususnya pada cabang zoologi, botani, taksonomi, biokimia, mikrobiologi, dan bioteknologi, manusia telah berhasil menemukan berbagai bagian tubuh tumbuhan atau hewan yang dapat diolah menjadi bahan baku industri. Berikut  contoh-contoh pemanfaatan Biologi pada bidang industri:

~ Ditemukannya manfaat dari kulit manggis, yang mengandung banyak zat untuk mengobati berbagai penyakit seperti kanker

~ Ditemukannya kandungan gula yang cukup tinggi pada batang tebu, menyebabkan berkembangnya pabrik pengolahan tebu menjadi gula. 

~ Dengan berkembangnya mikrobiologi, telah diketahui berbagai struktur dan sifat-sifat dari berbagai jenis mikroba/jasad renik, baik yang menguntungkan maupun yang bersifat patogen (menyebabkan penyakit), maka berkembanglah industri obat-obatan, makanan/minuman yang berkhasiat obat. Contoh 
Dalam industri obat-obatan, telah diketahui sifat-sifat bakteri Escherichia coli yang ternyata dapat dibuat/disintesis menjadi insulin; insulin ini sangat berguna bagi penderita penyakit Diabetes Melitus pada manusia. Contoh perkembangan mikrobiologi dalam industri obat-obatan lainnya adalah pada industri pembuatan antibiotik dan vaksin.

~ Diketahuinya bahwa serabut biji kapas dan bulu domba dapat diolah menjadi benang, dan kepompong ulat sutera dapat diolah menjadi benang sutera, maka berkembanglah industri tekstil/kain, kain wol dan kain sutera.

Kaitan Biologi dengan Prinsip lmu yang Lain

           Dari sekian banyak manfaat yang diberikan biologi diatas, proses untuk mencapai hasil akhir tersebut hingga dapat dimanfaattkan tidak hanya menggunakan prinsip ilmu biologi, karena BIOLOGI adalah ILMU yang  TIDAK DAPAT BERDIRI SENDIRI dan masih membutuhkan prinsiip ilmu lain seperti Kimia, Fisika, Geografi untuk bisa memaksimalkan fungsi dari ilmu biologi itu sendiri, diantaranya :

~ Fisika

Dapat dilihat dari proses berlangsungnya transportasi zat baik secara difusi, osmosis, absorbsi, maupun proses dan besarnya kapilaritas xylem pada tumbuhan berpembuluh.

~ Kimia  

Dapat dilihat dari proses analisa bahan penyusunan zat makanan (karbohidrat, protein, lemak), Seperti apa produksi dan fungsi hormon dalam tubuh diproses dan bekerja, peranan senyawa buffer atau penyangga  dalam sel, respirasi sel pada mitokondria ,fermentasi tanpa pelibatan oksigen

~ Geologi 

Dapat dilihat dari peristiwa pencemaran lingkungan yang diakibatkan oleh objek yang hidup seperti eceng gondok yang dapat mencemari air, mikroorganisme pencemar dan banyak lagi , dampak kebocoran ozon di atmosfer terhadap biosfer  karena perbuatan manusia ataupun peristiwa alam.

        Pelibatan dan penggabungan prinsip-prinsip ilmu diatas tidak lain sebagai salah satu cara untuk memajukan ilmu pengetahuan dalam mengambil manfaat sebanyak-banyaknya dan semaksimal-maksimalnya dari penemuan-penemuan yang ada dan pada akhirnya dapat bermanfaat pada mahluk hidup tidak hanya manusia.


Tingkat Organisasi Kehidupan

Dalam biologi dibahas banyak hal yang berkaitan dengan mahluk hidup beserta lingkungannya, dari sekian banyak yang dipelajari kita ambil satu contoh, yaitu kita Manusia dan Lingkungan hidup, dimana tubuh kita terdiri dan disusun oleh banyak  struktur dari yang paling sederhana sampai tingkat kompleks, dan semua itu dapat disebut sebagai tingkat organisasi kehidupan.

1. Tingkat Molekul



Molekul merupakan bagian yang tersusun atas atom-atom yang membentuk sebuah molekul, pada tumbuhan sebagai contoh, molekul-molekul ini akan bergabung membentuk berbagai organel-organel sel seperti mitokondria yang tersusun atas molekul protein dan juga lipid atau lemak membentuk mitokondria secara utuh.

2. Tingkat Sel


Sel Tumbuhan

Sel merupakan unit structural dan fungsional terkecil yang ada pada mahluk hidup, artinya setiap mahluk hidup tersusun atas sel-sel  dan sel ini sendiri terbentuk dari gabungan-gabungan organel-organel sel yang sebelumnya organel ini sendiri disusun oleh molekul-molekul. Sel sendiri ada uniseluler (bersel satu) dan multiseluler ( banyak atau lebih dari satu)

3. Tingkat Jaringan

Jaringan merupakan kumpulan sel-sel yang mempunyai bentuk, fungsi dan susunan yang SAMA, jadi sel-sel membentuk jaringan yang jaringan ini sendiri menjalankan fungsinya masing-masing dan umumnya berbeda tiap bagian.


Jaringan Darah

Sebagai salah satu contoh adalah  jaringan darah yang berfungsi secara spesifik untuk mengangkut CO2 dan O2 serta sari-sari makanan melalui darah keseluruh tubuh baik yang masuk maupun dikeluarkan (CO2), dan sel-sel yang membentuk jaringan darah ini sendiri tidak bisa melakukan fungsi pada jaringan lain seperti jaringan saraf, jadi semua berfungsi secara spesifik tiap jaringannya.

4. Tingkat Organ


Organ Lambung

Organ merupakan kumpulan jaringan-jaringan yang BERBEDA tapi menjalankan fungsi yang sama yaitu membentuk organ-organ tubuh, jadi dalam satu organ terdapat beberapa jenis jaringan, contohnya dalam organ lambung terdiri dari jaringan saraf, jaringan epitel, jaringan lainnya, jaringan-jaringan tersebut saling mendukung untuk  membentuk organ menjalankan fungsi organ lambung itu sendiri.

5. Tingkat Sistem organ


Sistem Pernafasan

System organ merupakan kumpulan-kumpulan organ tubuh yang bersatu untuk menjalankan salah satu system tubuh. Contohnya Sistem Pernafasan yang dalam prosesnya didukung oleh beberapa organ seperti organ rongga hidung – faring – laring – trachea – bronkus hingga paru-paru, menjalankan fungsi system pernafasan

6. Tingkat Individu


Individu

Kumpulan-kumpulan system organ akan membentuk kesatuan yang disebut individu, yang mampu melakukan berbagai aktifitas kompleks, contohnya kita sebagai manusia yang dibentuk oleh berbagai system seperti pencernaan, pernafasan, dan lain sebagainnya

7. Tingkat Populasi


Populasi

Populasi merupakan kumpulan-kumpulan individu SEJENIS (atau spesies sejenis) yang bersama-sama dalam satu wilayah membentuk populasi . umumnya dalam satu populasi terdapat lebih dari banyak spesies , sebagai salah satu cara untuk menunjang perkembangan tiap spesies melalui interaksi antar spesies seperti dalam berkembangbiak.

8. Tingkat Komunitas


Komunitas

Komunitas meruapakan kumpulan-kumpulan populasi yang hidup dan menempati satu wilayah atau daerah yang sama. Umumnya dalam satu tempat terdapat lebih dari satu populasi, sebagai salah satu cara untuk menunjang perkembangan tiap spesies melalui interaksi antar populasi atau antar spesies .

Salah satu contoh adalah komunitas perairan seperti sungai terdapat populasi ikan, polulasi katak, populasi udang yang saling berinteraksi.

9. Tingkat ekosistem


ekosistem

Dalam ekosistem terdapat hubungan atau interakti antara unsure biotic yaitu mahluk hidup berupa populasi dan abiotik seperti air, udara dan lainnya serta interaksi antar populasi, missal dalam proses rantai makanan baik dalam bentuk predator atau mangsa yang akan menghasilkan siklus energy

Dan dalam ekosistem terdapat banyak komunitas, baik itu sungai, danau, daratan dan banyak komunitas lannya.

10. Tingkat Bioma


Bioma

Bioma merupakan organisasi kehidupan yang beragam, khususnya jenis makhluk hidup di dalamnya. Bioma adalah satuan daerah daratan yang luas di bumi bercirikan sejenis tumbuhan dominan di daerah tersebut. Contohnya bioma gurun, bioma taiga, bioma hutan hujan tropis, dan bioma tundra.

11. Tingkat Biosfer


Biosfer merupakan bagian luar dari bumi. Biosfer mencangkup udara, darat, dan air yang memungkinkan kehidupan dan proses biotik berlangsung. Jadi biosfer mencakup berbagai bioma-bioma yang ada.


Cabang - Cabang Ilmu Biologi

Cabang ilmu biologi sangat banyak, demi menghemat tempat, silahkan klik Link "Cabang Biologi" ini, ada cukup banyak cabang disana


        Finally, selesai sudah saya jelaskan mengenai Biologi secara umum, cukup panjang sih :), semoga bermanfaat dan Happy Reading


Biologi




1 komentar: